Kutil Kelamin dan Mengobatinya

Kutil Kelamin - Benjolan di organ intim bisa jadi kutil, kutil bisa tumbuh di jenis kulit apapun. Hanya saja, orang yang cenderung terkena kutil adalah yang berusia relatif muda. Penyakit pada kulit banyak jenisnya. Perlu waspada dan hati-hati menjaga kulit agar tidak terkena infeksi radang atau penyakit lainnya seperti kutil. Kutil yang sering dianggap remeh sebagian orang bisa berdampak bahaya. Kutil merupakan salah satu penyakit kulit, disebabkan oleh kuman Papiloma Virus (HPV). Virus HPV sering ditemukan pada kutil kelamin (condiloma), yang menyerang organ kelamin melalui hubungan intim. Kutil kelamin ditandai benjolan-benjolan di organ intim.

Kutil ini dapat tumbuh dan berkembang pada kulit, didalam mulut, pada alat genital atau kelamin dan pada daerah anus. Jenis umum dari HPV cenderung menyebabkan kutil pada kulit seperti pada tangan dan jari-jari, jenis lain dari HPV virus cenderung menyebabkan kutil di daerah kelamin dan anus atau rectal. beberapa orang secara alamiah kebal terhadap HPV virus dan tidak menderita kutil.

Benjolan itu mudah diatasi bila diketahui secara dini dan segera mendapat penanganan. Bila tidak segera diobati, kutil akan berkembang menjadi jengger ayam bahkan bisa berpotensi menjadi ganas. Ada lebih dari 1.000 tipe HPV virus.

Kutil di alat kelamin bersifat sangat mudah menular, dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak mulut atau oral, melalui vagina atau hubungan intim melalui anus. Jadi, merupakan hal penting untuk tidak berhubungan intim dengan partner yang mempunyai kutil didaerah genital. Atau lakukanlah hubungan intim dengan memakai pelindung.

Pada wanita, kutil dapat tumbuh didaerah servix, dan bahkan seorang wanita mungkin tidak mengetahui bahwa dia mempunyai kutil didaerah servixnya. Kelihatannya kutil adalah masalah sepele namun kalau dibiarkan kutil-kutil ini akan berkembang biak dengan cepat. Ia bahkan akan membentuk candi kutil yang terdiri atas stupa-stupa kecil tapi berjibun jumlahnya.

Kutil atau ada yang menamakannya cuplak adalah daging tumbuh dibagian tubuh kita. Dalam bahasa inggris kutil disebut wart or a mole or asmall growth on the skin. Sesuai dengan namanya, ukuran kutil relatif kecil dan yang terbesar berdiameter kira-kira 4 mm. Penyakit kutil kadang-kadang bisa tumbuh kembali tergantung virus apa yang menjangkitinya. Ada beberapa jenis kutil yang sudah diobati tapi bisa muncul kembali.

Cara Mengobati Kutil

Ada beberapa cara untuk bisa menghilangkan penyakit kutil yang telah tumbuh di kulit. Salah satu cara untuk mengobati kutil adalah dengan menggunakan asam salisil. Anda dapat mengobati dengan menggunakan asam salisil di tempat-tempat seperti kutil di tangan,kaki atau di lutut dengan mengoleskan salicylic acid pada kutil. Untuk mendapatkan hasil yang baik, harus memakainya setiap hari dalam beberapa minggu. Setelah mandi, tepuk kulit Anda, lalu keringkan dengan sehelai handuk kemudian gunakan atau oleskan salisil acid pada kutil.

Salisil atau dalam bahasa medisnya salicylic acid meresap lebih dalam dan akan bekerja lebih baik saat salicylic acid digunakan di kulit yang lembab atau basah. Sebelum mandi pada hari berikutnya, gunakan amplas atau batu apung untuk membersihkan permukaan yang mati dari kutil. Selain itu, cara lain mengobati kutil adalah dengan menggunakan nitrogen cair (Krioterapi) untuk membekukan kulit. Bila tidak membuahkan hasil dapat dilanjutkan dengan bedah listrik atau bedah beku. Diberikan pula obat-obatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hanya kutil akibat virus HPV yang memiliki kecenderungan kambuh. Apabila faktor pemberatnya adalah kelainan genetik yang membuat daya tahan tubuhnya rendah, maka penderita diberikan obat untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya selama seumur hidup. Dengan begitu kutil tidak akan muncul walaupun tertular virus HPV. Namun menggunakan electro surgery (bedah listrik) biasanya tidak dianjurkan karena resikonya tinggi.

Oleh karena itu kita harus berhati-hati dengan penyakit yang biasa kita anggap remeh, bisa saja penyakit tersebut berbahaya bagi diri kita. Seperti halnya keputihan pada wanita yang kadang kaum wanita sering mengacuhkan hal sepele ini.